MASUKNYA ISLAM DI BEBERAPA BELAHAN DUNIA

Islam di Amerika

Masuknya Islam di Amerika tidak diketahui secara pasti.  Ada yang menyatakan Islam masuk sebelum kedatangan Christoper Columbus yang menemukan benua Amerika pada tahun 1492 M. Pada pertengahan abad 15 sampai 19 diperkiran bahwa 1/5 budak-budak dari Afrika yang dibawa ke benua Amerika beragama Islam.

Islam di Eropa

Masuknya Islam di Eropa melalui penaklukan semenanjung Andalusia oleh Tariq bin Ziad pada tahun 711 M.  Penaklukan ini terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Walid bin Abd Malik dari Bani Umayyah.  Pada masa pemerintahan Islam di Eropa muncul ilmuwan-ilmuwan seperti :

-      Imam Al-Auzai ahli ilmu fiqih

-      Ibnu Rusyd, Ibnu Bajah, dan Ibnu Thufail ahli ilmu filsafat

-      Ibnu Arabi ahli ilmu tasawuf

-      Ibnu Zarqali dan Ibnu Aflah ahli dalam bidang astronomi

Beberapa peninggalan bersejarah Islam adalah Masjid Al Hambra, Istana Ja’fariyah, Istana Maimun, Tembok Toledo, Masjid Sevilla dan Masid Kordoba.

Islam di Afrika

Masuknya Islam di Afrika semenjak Rasulullah saw masih hidup.  Pada tahun ke 5 dari kenabian Rasulullah saw memerintahkan kaum muslimin hijrah ke Habsyah (Ethiopia) untuk menghindari penyiksaan dari kaum kafir Quaisy. Pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M atau 13-23 H) pasukan islam dipimpin Amr bin Ash dapat membebaskan Mesir dari penjajahan bangsa Romawi.  Kota Kairo di Mesir berkembang menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan di Afrika.  Universitas Al-Azhar di Kairo didirikan pada tahun 927 M oleh Jauhar Al-Khatib As-Siqqili.

Islam di Australia

Masuknya Islam di Australia diperkirakan pada tahun 1850-1870 yaitu pada masa kota Adelaide menjadi pangkalan bagi usaha perintisan dan penjelajahan kawasan tengah Australia. Pada tahun 1870 didirikan masjid kecil yang cukup indah dengan 4 menara pada masing-masing sudutnya. Yang membawa agama islam masuk ke Australia ialah orang-orang yang berasal dari Pakistan atau kemungkinan orang Afganistan.  Kehadiran muslim di Australia ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Australia dalam kaitannya dengan mengurus onta.  Pada waktu itu onta untuk mengangkut barang-barang dalam penjelajahannya di Australia bagian tengah.

Islam di Asia

Pakistan

Masuknya Islam di Pakistan pada masa pemerintahan Khalifah Walid bin Abd Malik (705-715) dari daulat Bani Umayyah.  Pada waktu itu daerah Sind diperintah oleh keluarga Brahma suatu kasta dari agama Hindu.  Rakyat yang diperintah oleh keluarga Brahma merasa mendapat tekanan berat dari segi sosial dan ekonomi.  Mereka mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah Islam di Damaskus.  Oleh Khalifah Walid bin Abdul Malik dikirimkanlah pasukan Islam di bawah panglima Muhammad bin Qasim dan dapat menjalankan pemerintahan di Sind dengan baik.

India

Menurut catatan sejarah India lama dikuasai oleh pemerintah Islam yaitu mulai 1290 oleh Dinasti Khilji hingga 1858 oleh Dinasi Mughal.  Sekolah, akademi dan universitas Islam sebagai peninggalan dari kerajaan-kerajaan Islam terdahulu masih tetap berjalan seperti biasa, seperti Darul Ulum dan Nadwal Ulama di Lucknow, Universitas Osmaniyah dan Akademi Dairatul Ma’arif di Heiderabad.

Afganistan

Masuknya Islam di Afganistan pada masa Khalifah Usman bin Affan (644-655).  Pada tahun 674 pasukan Islam mengadakan perluasan daerah ke Khurasan (Afganistan) dipimpin oleh panglima Sa’ad bin Al-Ash.  Pada tahun 1737 seorang penguasa di Afganistan Nadir Syakh dapat menaklukkan seluruh wilayah Afganistan.  Salah seorang putra Afganistan yang namanya terkenal di seluruh dunia adalah Jamaluddin Al-Afgani yang ahli dalam bidang teologi, hukum, tasawuf, falsafah Islam, sosiologi dan dikenal sebagai peletak dasar modernisasi Islam.  Bangunan kuno bernafaskan Islam banyak terdapat di kota Mizani Syarif seperti Masjid Kwaja Pasa yang dibangun pada masa Sultan Mahmud Al-Gazni (abad ke 10) dan Masjid Biru.

Rusia

Sejak masa Khalifah Usman bin Affan (644-656) kekuasaan Islam sebenarnya telah memasuki sebagian Asia Tengah.  Usaha perluasan daerah dilanjutkan terus oleh pemerintahan Khalifah Muawiyah bin Abu Sofyan (660-680) dari dinasti Bani Umayyah.  Pada masa Khalifah Walid bin Abdul malik (705-715) Islam sudah menguasai Asia Tengah dan sekitarnya meliputi Kazaktan, Uzbekistan, Kirgistan, Tadzikistan, Turkmenia, dan Armenia. 

Cina

Masuknya Islam di Tiongkok menurut catatan resmi dari Dinasti Tang (618-905) terjadi pada tahun ke 2 pemerintahan Kaisar Yong Hui, yaitu sekitar tahun 30 H atau 651 M dengan kedatangan delegasi yang pertama kali dikirim oleh Khalifah Usman bin Affan yang dipimpin oleh mantan panglima Sa’ad bin Abi Waqqas.  Sejak itu terjalin hubungan yang baik antara Cina dengan pemerintah Islam.

Selamat menjalankan ibadah puasa 1434 H / 2013 M.  Semoga amal ibadah kita bisa menjadi lebih baik dari hari yang telah lalu. Happy Ramadhan  :)

 

PENAMBANGAN BATU BARA = BANJIR ?

Penambangan batu bara kebanyakan dilakukan secara terbuka.  Penambangan batu bara secara terbuka diawali dengan menebas vegetasi penutup tanah, mengupas tanah lapisan atas yang relatif subur kemudian menimbun kembali areal bekas penambangan. Cara ini berpotensi menimbulkan kerusakan lahan, antara lain terjadinya perubahan sifat tanah, munculnya lapisan bahan induk yang produktivitasnya rendah, timbulnya lahan masam dan garam-garam yang dapat meracuni tanaman, rusaknya bentang alam, serta terjadinya erosi dan sedimentasi.

Perubahan sifat tanah terjadi karena dalam proses penambangan batu bara, bahan-bahan non batu bara yang jumlahnya 3-6 kali jumlah batu bara yang diperoleh perlu dibongkar dan dipindahkan. Tanah hasil pembongkaran tersebut mempunyai sifat yang berbeda dengan keadaan sebelum dibongkar, yaitu tanah terlalu padat, struktur tidak mantap, aerasi (sirkulasi udara) dan drainase (pembuangan air) buruk, serta lambat meresapkan air.

Dalam proses penimbunan, lapisan tanah menjadi tercampur aduk. Tidak jarang bahan induk berada di lapisan atas dan lapisan subur yang mengandung bahan organik berada di bawah. Bahan induk yang berada di lapisan teratas dapat menjadi masalah karena bahan tersebut miskin unsur hara, dan tanah menjadi masam.

Perubahan bentang alam juga dapat mengganggu keseimbangan alam. Penambangan batu bara secara terbuka akan memunculkan lubang-lubang galian yang sangat dalam dan luas. Sering terjadi lahan yang sebelumnya bukit setelah tanahnya dibongkar berubah menjadi lembah, atau lahan yang sebelumnya lembah lalu ditimbun menjadi bukit. Hal ini menyebabkan stabilitas lingkungan berubah dan tanah mudah longsor.

Pada tanah timbunan yang dibiarkan terbuka sering terjadi erosi (pengikisan tanah oleh air) yang hebat karena air yang jatuh akan cepat mengalir di permukaan tanah. Erosi selanjutnya menimbulkan masalah sedimentasi (pengendapan partikel tanah) di badan-badan air yang mengakibatkan timbulnya banjir.

Bahan timbunan yang mengandung fragmen batu liat, batu lanau, dan batu bara muda tidak sesuai sebagai media tanaman karena miskin unsur hara dan mempunyai sifat fisik dan kimia kurang baik. Fragmen batuan tersebut sangat keras/kompak dan sulit ditembus oleh akar. Untuk itu diperlukan usaha reklamasi lahan bekas tambang batubara.

Reklamasi adalah kegiatan yang bertujuan memperbaiki atau menata kegunaan lahan yang terganggu sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan umum, agar dapat berfungsi dan berdayaguna sesuai dengan peruntukkannya.

Penambangan batu bara berpotensi menyebabkan kerusakan lahan. Lahan bekas tambang ini dapat direklamasi menjadi lahan pertanian dengan menambahkan lapisan tanah yang baik, bahan amelioran, dan pupuk, menanam tanaman penutup tanah jenis legum dan rumput, serta melakukan pencucian garam-garam.

  1. Bahan amelioran dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Bahan amelioran dapat berupa bahan organik, kapur, dolomit, gipsum, dan abu batu bara. Bahan organik merupakan amelioran terbaik untuk memperbaiki sifat tanah. Bahan organik dapat meningkatkan kemampuan tanah untuk mengikat/menahan air, sebagai perekat dalam pembentukan dan pemantapan agregat tanah. Bahan organik dapat berupa pupuk kandang, kompos, sekam, dan hasil pangkasan tanaman penutup tanah.
  2. Untuk menunjang pertumbuhan tanaman dan menjamin ketersediaan hara yang cukup, tanah timbunan memerlukan pemupukan. Pupuk yang dapat digunakan antara lain adalah urea, P alam/SP36, dan KCl.
  3. Tanaman penutup tanah jenis legum dan rumput dapat mengendalikan erosi dan aliran permukaan. Hasil pangkasan dapat digunakan sebagai mulsa untuk mengurangi evaporasi (penguapan), menghambat naiknya garam-garam ke permukaan tanah, dan memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Tanaman legum yang dapat digunakan antara lain adalah Centrosema pubescens, Peuraria javanica, dan Calopogonium mucunoides serta untuk rumput adalah Vetiveria zizanoides, Paspalum sp., Brachiaria decumbens, dan Panicum maximum.
  4. Untuk mengurangi kadar garam yang tinggi dapat dilakukan pencucian garam-garam. Biasanya bila turun hujan, garam-garam yang terdapat di permukaan tanah akan larut dan hanyut terbawa aliran permukaan. Namun untuk mempercepat proses pencucian, pada areal timbunan perlu dilengkapi saluran pembuangan air. Penanaman dilakukan pada guludan atau bedengan.

Beberapa contoh reklamasi lahan bekas tambang batubara :

  1. Lahan bekas tambang batu bara di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai  Kartanegara Kalimantan Timur.  Penanaman rumput Australia (Brachiaria humidicola) bersama Centrocema pubescens atau tumbuhan jenis-kacang-kacangan yang banyak mengandung protein, merupakan tumbuhan semak yang dapat tumbuh cepat menutupi lahan terbuka bekas galian tambang batu bara. Rumput Australia digunakan sebagai pakan ternak.
  2. Pada lahan timbunan di Tanjung Enim Sumatera Selatan, tanaman tahunan penghijauan yang dapat beradaptasi adalah albizia, sungkai, gamal, angsana, randu, dan lamtoro. Tanaman perkebunan dan kehutanan yang dapat beradaptasi yaitu jambu mete, kemiri, sukun, nangka, bambu, mahoni, johar, mindi, dan mangium.

Ayo kita lestarikan lingkungan kita………… :)

KEWAJIBAN UMAT MANUSIA TERHADAP LINGKUNGANNYA


Allah menciptakan manusia dalam wujud sebaik-baiknya kejadian, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Quran yang artinya:

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (Q.S. At-Tin: 4).

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun.  Dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur” (Q.S. An-Nahl: 78).

Tetapi semua pemberian Allah itu akan dituntut pertanggungjawabannya sebagaimana firman Allah:

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.  Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawaban” (Q.S. Al-Isra: 36).

Apa yang disebut lingkungan menurut Islam mencakup semua usaha kegiatan manusia dalam sudut ruang dan waktu.  Lingkungan ruang, mencakup bumi, air, hewan dan tumbuh-tumbuhan serta semua yang ada di atas dan di dalam perut bumi, yang semuanya diciptakan Allah untuk kepentingan umat manusia untuk menunjang kelangsungan hidupnya. Dari sudut ruang, dilihat dari perjalanan ekosistem diantara unsur-unsur alam yang saling mempengaruhi satu sama lain.  Lingkungan waktu merupakan peringatan dan pelajaran bagi manusia melalui pengamatan dan pengkajian terhadap nasib yang menimpa orang-orang terdahulu dalam hal pengelolaan dan pendayagunaan sumber-sumber alam.  Islam menyuruh manusia untuk belajar dari sejarah.

“Katakanlah!  Berjalanlah di permukaan bumi, kemudian perhatikan akibat orang-orang yang berdusta” (Q.S. Al-An’am: 11).

Dalam lingkungan hidup, selain bertalian antara manusia dengan alam yang berada di sekitarnya, bertalian pula antara manusia dengan manusia, disebut lingkungan sosial. Pertambahan penduduk secara deret ukur menimbulkan dampak semakin banyaknya tuntutan keperluan hidup, sementara sumber daya alam serba terbatas.

“Dari Ibnu Abbas: Janganlah kamu merugikan kamu sendiri dan diri orang lain” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah).

Perkembangan manusia dan interaksinya dengan komponen lain dalam lingkungan hidup yang dikodratkan sebagai khalifah di muka bumi.  Dengan demikian manusia bertanggung jawab terhadap keberadaan dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya.  Dalam rangka tanggung jawab sebagai khalifah Allah tersebut manusia berkewajiban menyikapi lingkungan sebagai berikut:

  • Berdzikir kepada Allah dan bersyukur kepada-Nya

Berdzikir dengan selalu ingat kepada-Nya juga selalu mengingat ciptaan-Nya dan tujuan dari ciptaan-Nya itu.  Sedangkan bersyukur kepada Allah dengan berterima kasih atas nikmat dan karunia-Nya juga memanfaatkan nikmat dan karunia itu untuk kemaslahatan sesuai dengan tujuan penciptaan dan tuntunan-Nya.

“Ingatlah kepada-Ku, Aku akan ingat kepadamu dan bersykurlah kepada-Ku dan janganlah membangkang” (Q.S. Al-Baqarah: 152).

  • Merenungkan dan mentafakuri kejadian alam semesta dan alam lingkungannya

Hal ini akan lebih memperkuat keyakinan akan kebesaran dan kekuasaan Pencipta-Nya.

“ Katakanlah: Perhatikan apa yang ada di langit dan di bumi” (Q.S. Yunus: 101).

  • Meneliti dan mengkaji rahasia-rahasia kejadian alam, asal-usul kejadiannya, tujuan kejadiannya, dan akhir kejadiannya

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi Ulul Albab, yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau sambil duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata: Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.  Maha suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka” (Q.S. Ali Imran: 190-191).

  • Mempelajari kehidupan umat terdahulu

“Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat yang diderita oleh orang-orang sebelum mereka.  Orang-orang itu lebih kuat dari mereka dan telah mengolah bumi bumi serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang mereka makmurkan.  Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata.  Maka Allah sekali-kali tidak berlaku dzalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku dzalim terhadap diri sendiri.  kemudian, akibat orang-orang yang mengerjakan kejahatan adalah azab yang lebih buruk karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-oloknya” (Q.S. Ar-Rum 9-10).

  • Memelihara kelestarian alam

“Dia menjadikan kamu dari bumi dan menyerahkan kepadamu untuk memakmurkannya” (Q.S. Hud: 61).

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu dan janganlah kamu melupakan bahagiamu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang berbuat kerusakan” (Q.S. Al-Qashash: 77).

Bagi kita umat islam, usaha pelestarian lingkungan bukan hanya semata-mata karena tuntutan ekonomis atau politis atau karena desakan program pembangunan nasional.  Usaha pelestarian lingkungan harus dipahami sebagai perintah agama yang wajib dilaksanakan oleh manusia bersama-sama.

Setiap usaha pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup secara baik dan benar adalah ibadah kepada Allah SWT yang dapat memperoleh karunia pahala.  Sebaliknya, setiap tindakan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup, pemborosan sumber daya alam, dan menelantarkan alam ciptaan Allah adalah perbuatan yang dimurkai-Nya.  Karena itu tergolong sebagai perbuatan maksiat atau munkar yang diancam dengan siksa.  Tetapi…….. sebagai umat manusia janganlah kita berhitung imbalan pahala dalam berbuat kebaikan, cukup percaya adanya kuasa Allah SWT.  Setuju ?

PERSIAPAN MENTAL MENGHADAPI DUNIA KERJA

Bekerja bagi manusia adalah suatu kebutuhan, baik untuk aktualisasi diri maupun untuk mengarungi kehidupan di dunia.   Modal utama yang perlu dipersiapkan oleh para pencari kerja adalah MENTAL.

Hal yang perlu diperhatikan adalah merubah mental saat sebagai mahasiswa yang cenderung santai, mengandalkan fasilitas dari orang tua, selalu meminta, perlu segera dirubah.  Bagaimana konsep untuk jujur, disiplin dan bertanggungjawab terhadap setiap tindakan yang akan dilakukan menjadi suatu hal yang sangat penting.  Bagaimana menjawab dan berperilaku saat wawancara, yang mengedepankan kejujuran dan terbuka terhadap potensi diri menjadi kunci kesuksesan.  Belajar jujur, disiplin, mau belajar dan konsep menghargai diri sewajarnya menjadi suatu hal yang penting untuk dilakukan.

Dalam dunia kerja selalu ada aturan-aturan main yang berlaku baik secara tertulis maupun tidak tertulis.   Sebagai contoh sederhana adalah cara berpakaian, membuat janji serta cara-cara berkomunikasi dengan sopan.    Sehebat apapun anda atau seberapa banyak pun gelar yang anda sandang, aturan atau norma-norma tersebut tidak boleh anda abaikan. Anda harus belajar untuk menyesuaikan diri dengan budaya yang ada dalam perusahaan. Jika anda yang kebetulan berusia muda mau mengikuti aturan (contoh : bisa berkomunikasi dengan baik dan memiliki cara berpakaian yang pantas) maka gap antara senior dan junior akan dapat diminimalisasikan dengan cepat.  Ada sebuah ungkapan: “Bekerja itu gampang, mental bekerja itu yang sulit”.

Berkomunikasi adalah cara yang digunakan oleh manusia untuk saling berinteraksi satu sama lain. Latihlah cara berkomunikasi anda dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar, sebagai awal adalah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Terkadang kita dihubungi oleh pihak perusahaan melalui telepon, apabila hal itu terjadi maka janganlah kita menjawab dengan menggunakan bahasa yang seenaknya, bahasa jawa, bahasa banjar atau bahkan bahasa gaul, haram hukumnya !!!

Pada saat interview misalnya, cara kita menjawab suatu pertanyaan dapat dipersepsikan oleh interviwer dengan berbagai macam. Cara kita menjawab pertanyaan pada saat interview juga sangat mempengaruhi penilaian.   Seseorang yang sudah sering berkomunikasi dengan baik pada saat menjadi aktivis kemahasiswaan misalnya, biasanya lebih dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh interviewer dengan cukup lugas, cerdas, dan tegas.

Persiapan Menghadapi Dunia Kerja

Jika lowongan bagaikan emas yang diburu, pengangguran adalah kata yang ditakuti. Untuk mengurangi ketakutan diri akan momok pengangguran, dan melenggang ke dunia kerja, tentu saja kita perlu persiapan. Namun kadang kita terlalu panik dan sibuk mencari kerja sehingga melupakan langkah-langkah persiapan dasarnya. Apa saja langkah-langkahnya?

A.  Kenali Diri Sendiri

Siapa kita, apa kelemahan dan kelebihan kita. Dari segi fisik misalnya, jika kita bertubuh pendek, bukankah banyak dijual sepatu high heels! Merasa tubuh kurang langsing? Kita bisa menyiasatinya dengan memakai pakaian yang membuat tubuh terlihat lebih langsing. Selain fisik, kita juga harus mengenal apa keahlian kita, dan kemampuan mana yang harus kita tingkatkan. Bahasa Inggris belepotan? Bersemangatlah untuk ambil kursus atau rajin belajar di rumah. Jangan lupa, kita juga selalu punya kelebihan yang bisa kita tonjolkan.

Walau kemampuan sudah segudang, keahlian menggunung, kadang kita belum percaya diri karena belum punya pengalaman kerja. Bagi yang belum berpengalaman, ada baiknya kita mencari pengalaman sebanyak mungkin. Bagi kita yang berpengalaman sedikit, bayaran (gaji) hendaklah menjadi urusan belakangan, yang terpenting adalah ilmu yang kita dapatkan.

B.  Persiapan Fisik

Sekarang hampir semua perusahaan besar menerapkan standar dengan tes kesehatan pada karyawan barunya. Tentu saja kesehatan fisik ini tidak bisa diraih dengan ‘SKS’ alias Sistem Kebut Semalam layaknya ujian saat kuliah. Meskipun demikian, tes kesehatan tidak perlu menjadi momok para pencari kerja.   Menghadapi tes kesehatan, para pencari kerja bisa mengatur pola makan, istirahat, dan olahraga.  Mulai sekarang stop merokok dan stop minum minuman beralkohol.  Secara umum, menerapkan gaya hidup sehat adalah kuncinya.

C.  Persiapan Mental

Kita harus tahan banting, percaya diri dan kuat. Percuma kita punya fisik sehat dan otak pintar jika ditolak satu kali sudah membuat kita menangis dua hari. Be strong! Kita semua punya kesempatan yang sama untuk meraih keberhasilan. Yakinlah bahwa hidup adalah perjalanan dan pembelajaran. Jangan hanya menangis dari kegagalan, evaluasilah, dan berjanji tidak akan mengulang kesalahan yang sama di kesempatan berikutnya. Nanti, disaat diri kita sudah banyak belajar, kita akan menemukan keberhasilan.

Yang Disukai Bos Dari Calon Karyawannya

Jika Anda ingin mendapat pekerjaan idaman, bukan semata indeks prestasi tertinggi yang diperlukan. Ada satu hal yang lebih penting dari itu: sikap Anda (your attitude).

Berdasar survei yang dihajat situs CareerBuilder, 71 persen manajer SDM menyatakan menempatkan kecerdasan emosional dan sikap (termasuk pada bagaimana ia mengendalikan emosi dan menjalin pertemanan) ketimbang pada IQ semata.  Seseorang dengan EQ (kecerdasan emosi) tinggi dianggap lebih mampu mengendalikan diri dan mampu bekerja di bawah tekanan ketimbang mereka yang hanya mengandalkan IQ tinggi.  Ingin mempunyai kecerdasan emosi yang tinggi?   Ini bocoran yang dilansir CareerBuilder untuk meng-upgrade-nya.

A. Kontrol Penuh Emosi Anda

Biasanya, calon bos akan memasukkan materi diskusi kelompok saat rekrutmen pekerja. Dari sini, emosi calon pekerja diukur. Untuk membantu meminimalisasi reaksi negatif, “penting bagi Anda mengenali pemicu stress ketika tekanan datang,” kata  Patricia Thompson PhD.  Sikap tubuh juga harus tetap dijaga. Thompson menyarankan untuk keluar dari kondisi itu dengan: tarik nafas panjang, kemudian hitung sampai 10, dan tenanglah.

B. Lakukan Refleksi Diri

“Agar kecerdasan emosi terasah, Anda harus self-aware (sadar diri), dengan memahami betul apa kekurangan dan kelemahan Anda,” kata Thompson. Ia menyarankan untuk membuat lima kelebihan dan kekurangan utama Anda, kemudian gunakan dua hal yang berlawanan itu untuk saling melengkapi. Pilih dua atau tiga kelemahan Anda, dan carilah cara untuk mengatasinya.

C.  Dengarkan

Berdasar survei CareerBuilder, ketajaman emosi juga diukur dari bagaimana ia mampu mendengar. Thompson memberi jalan keluar untuk meningkatkan kemampuan mendengar. “Gunakan dua tingkat cara: pertama dengarkan untuk memahami konten pembicaraan, jangan menyela atau memberi penilaian terhadap apa yang diomongkan sampai dia selesai bicara. Kedua, dengarkan untuk memahami kondisi emosinya saat dia menceritakan,” katanya. Kemampuan mendengar sangat penting, untuk membangun hubungan dalam satu tim secara lebih baik dan mengurangi konflik.

A Small Truth To Make Life 100%

If  A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z   is equal to 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26.

Hard Work (Kerja Keras)

H+A+R+D+W+O+R+K  is equal to  8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%

Knowledge (Pengetahuan)

K+N+O+W+L+E+D+G+E    is equal to   11+14+15+23+12+5+4+7+5 = 96%

Love

L+O+V+E   is equal to   12+15+22+5 = 54%

Luck (Keberuntungan)

L+U+C+K  is equal to 12+21+3+11 = 47%  (don’t most of us think this is the most important ???)

Then what makes 100% ?   Is it Money ? …  NO ! ! !

M+O+N+E+Y   is equal to    13+15+14+5+25 = 72%

Leadership ? … NO ! ! !

L+E+A+D+E+R+S+H+I+P   is equal to  12+5+1+4+5+18+19+9+16 = 89%

Every problem has a solution, only if we perhaps change our attitude.  To go to the top,  to that 100%,  what we really need to go further… a bit more…

ATTITUDE (sikap)

A+T+T+I+T+U+D+E   is equal to  1+20+20+9+20+21+4+5 = 100%

ATTITUDE IS EVERYTHING.  Change your attitude …  And you change your life ! ! !

ANGGREK HITAM MASKOT FLORA KALIMANTAN TIMUR

Propinsi Kalimantan Timur mempunyai hutan yang cukup luas,  curah hujan cukup tinggi (> 2000 mm) dan kelembaban yang tinggi pula membentuk ekosistem hutan hujan tropis.  Ekosistim seperti ini termasuk langka di dunia dan berpengaruh terhadap kestabilan iklim dunia.

Salah satu flora khas penghuni hutan hujan tropis yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur adalah anggrek hitam.  Anggrek hitam merupakan anggrek alam asli hutan Kalimantan Timur yang ditemukan di hutan Kersik Luwai, Sangkulirang, Samboja, dan Tanah Grogot.

Kedudukan anggrek hitam dalam dunia taksonomi adalah:

Divisi               :   Spermatophyta

Anak divisi   :   Angiospermae

Kelas               :   Monocotyledoneae

Bangsa           :   Orchidales (Gynandrae)

Suku               :   Orchidaceae

Marga            :   Coelogyne

Jenis              :   Coelogyne pandurata Lindl.

Bagi yang belum pernah melihatnya, pasti mengira anggrek ini berwarna hitam.  Namun kenyataannya, anggrek ini tidak berwarna hitam melainkan hijau muda.  Warna hitam pekat pada anggrek ini hanya ditemukan di bagian bibir (labellum) yang berbentuk biola.  Dari sejak mekar sampai bunga ini kering, warna hitam pekat tersebut tidak berubah.  Karena keadaan inilah maka anggrek ini dijuluki anggrek hitam (black orchid).

Di habitat aslinya, anggrek hitam hidup menempel sebagai tanaman epifit pada batang atau dahan pohon.  Selain itu, anggrek ini juga hidup di atas tanah yang dipenuhi seresah yang telah membusuk.  Jenis anggrek ini menyukai tempat yang kering, bersih, dan cukup mendapat sinar matahari.  Oleh karenanya, anggrek hitam tidak dapat hidup di tempat yang basah dan berlumut.

Dari Samarinda kota Tepian (teduh rapi aman dan nyaman), di bulan Januari yang sedang banyak hujan dan petir (sampai laptop kesayangan tersambar petir) disertai angin kencang (sampai tetangga sebelah  terkena musibah sebagian rumahnya tertimpa pohon mangga yang rebah) . . . . . . .  dengan semangat tetap bertekat mencintai bumi Kalimantan Timur . . . . . . . Selamat Ulang Tahun Propinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda . . . . . Congratulation !!!

 

TIPS MENYEJAHTERAKAN NELAYAN INDONESIA

Hutan mangrove atau hutan bakau atau hutan payau tumbuh pada tanah aluvial di daerah pantai dan di sekitar muara sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut.  Kata mangrove berasal dari mangro, nama umum bagi pohon Rhizophora mangle di Suriname.  Mangle adalah pohon Rhizophora atau bakau-bakau, sehingga istilah hutan mangrove setara dengan hutan bakau.  Karena hutan bakau digenangi air payau maka disebut juga hutan payau.  Fungsi ekosistem hutan bakau adalah sebagai hutan produksi (kayu, perikanan), hutan lindung (terhadap abrasi, intrusi air laut dan banjir), dan pelestarian flora dan fauna.

Pada saat ini, sebagian kawasan bakau di Indonesia telah mengalami perubahan, kerusakan, dan gangguan, sehingga terjadi proses degradasi dan deforestasi hutan bakau. Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan bakau pada umumnya masih hidup dalam kemiskinan, baik dari segi ekonomi maupun pendidikan.  Kehidupan mereka sangat tergantung pada sumberdaya bakau.  Disamping itu tingkat kesehatan lingkungan pemukiman di dekat areal bakau juga rendah.  Malaria merupakan penyakit yang paling sering dijumpai di kawasan bakau.

Wabah penyakit malaria umumnya terjadi setelah penebangan hutan bakau untuk berbagai keperluan seperti perluasan pemukiman, pelabuhan, dan pembuatan tambak.  Wabah penyakit ini terjadi karena tubuh air payau bekas bakau arealnya terbuka dan mendapat sinar matahari langsung yang mengakibatkan tumbuhnya ganggang. Ganggang yang mengapung seperti Enteromorpha sp., Cladophora sp., dan Cynophyceae merupakan tempat perindukan yang paling banyak ditemui larva nyamuk Anopheles.  Air di sekitar ganggang akan mengandung banyak oksigen yang diperlukan oleh jasad renik (zooplankton) untuk berkembang biak.  Dengan semakin banyaknya jasad renik akan mengundang nyamuk betina untuk bertelur di sana, karena jasad renik merupakan makanan bagi jentik nyamuk.

Apa yang dapat kita lakukan agar ekosistem hutan bakau dapat tetap terjaga kelestariannya, nelayan setempat dapat hidup sejahtera dan bahagia?  Upaya pemerintah memperbaiki kerusakan hutan bakau telah dilakukan dengan merangsang terjadinya permudaan alami dan permudaan buatan (rehabilitasi) tetapi hasilnya belum terlihat nyata.  Lalu langkah nyata apalagi yang dapat kita lakukan?

Upaya langkah nyata telah dilakukan oleh Pemda Langkat, Sumatera Utara yang dapat kita contoh untuk mencari solusi melepaskan kemiskinan yang telah bertahun-tahun membelit kehidupan nelayan tradisional.  Jalan keluarnya melalui berkebun bakau!  Cara yang  dilakukan dengan pola kemitraan mirip pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR), yaitu kerjasama antara kelompok-kelompok nelayan setempat dengan pihak swasta sebagai bapak angkat.

  1. Nelayan diberi hak mengelola masing-masing dua hektar lahan pantai (hutan bakau yang rusak).
  2. Bibit bakau (Rhizophora spp.) disediakan oleh bapak angkat.  Untuk setiap hektar bisa ditanami 10.000 bibit, berarti untuk dua hektar diperlukan 20.000 bibit.  Nelayan diberi upah oleh bapak angkat untuk menanam bibit tersebut.
  3. Di sela-sela areal dua hektar tadi, nelayan diwajibkan membuat empang untuk budidaya bebagai jenis ikan, udang, kepiting.  Untuk ini nelayan diberikan kredit oleh pemerintah atau bapak angkat.
  4. Dibuat perjanjian antara nelayan dengan bapak angkat bahwa kayu-kayu bakau tersebut baru boleh dijual ke bapak angkat sesuai dengan harga pasaran setelah berumur empat-lima tahun dengan sistem tebang pilih.  Tebang pilih diiringi penyisipan dengan tanaman baru mutlak dilakukan agar kelestarian hutan bakau terjaga.

Untuk menanggulangi malaria di sekitar ekosistem bakau, pada tambak dapat dibudidayakan ikan nila merah.  Ikan nila merah (Oreochromis nilaticus) merupakan ikan yang dapat hidup di air tawar maupun payau.  Ikan ini akan memakan ganggang dan juga memakan jentik nyamuk.  Ikan nila merah juga mempunyai nilai ekonomi tinggi, karena enak rasanya dan sedikit sekali durinya.  Ikan nila merah juga merupakan bahan ekspor ke Amerika Serikat karena dapat dibuat fillet.

Dalam berkebun bakau tersebut, pekerjaan dasar nelayan mencari ikan ke laut tidak terganggu.  Empat-lima tahun kemudian, setiap dua hektar (20.000 bibit) minimal menghasilkan 5.000 batang kayu bakau.  Belum lagi setelah enam bulan-satu tahun, hasil empang  bisa mencapai 50 kg sampai 100 kg per periode panen.  Sungguh suatu hasil yang menjanjikan!

Selain dapat menghasilkan uang, maka dengan berkebun bakau akan memutus mata rantai kehidupan nyamuk Anopheles sebagai vektor (agen pembawa) malaria.  Kondisi lingkungan suatu hutan bakau yang memberikan naungan keteduhan pada air tergenang di dalam hutan tersebut, tidak memberikan peluang optimal bagi terjadinya perindukan nyamuk penyebab malaria.

Alangkah bahagianya bila kita melihat wajah-wajah nelayan tradisional di sekitar kebun bakau tampak cerah karena hidupnya sejahtera.  Kesejahteraan sosial seseorang atau sekelompok manusia dipengaruhi oleh beberapa komponen dasar yaitu: nutrisi, papan, kesehatan, pendidikan, rekreasi, keamanan, stabilitas sosial, lingkungan fisik dan pendapatan lebih.  Kebahagiaan memang harus diraih dengan usaha.  Usaha akan lebih mudah apabila dilakukan secara bersama-sama.  Manusia memang tidak diciptakan untuk hidup sendiri. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.  Hidup nelayan Indonesia!!!

TIPS MENGATASI BANJIR DAN KEKERINGAN

Musim hujan kebanjiran, musim kemarau kekeringan.  Mungkin kita hanya bisa marah-marah kalau hal itu terjadi, entah marah kepada siapa.  Sasaran kemarahan yang paling mudah dilontarkan adalah kepada pemerintah dan kepada pengusaha yang kurang peduli terhadap lingkungan alam di sekitar kita.  Stop marah, mari kita bertindak !  Apa yang dapat kita lakukan kalau kita hanya sendiri ?  Jangan pesimis dulu.  Ingat ilmu lidi.  Satu batang lidi saja sudah mempunyai manfaat, apalagi kalau beberapa lidi disatukan, manfaatnya akan terasa sangat luar biasa.

Salah satu yang dapat kita lakukan adalah dengan membuat biopori.  Apakah biopori itu ?  Biopori adalah pori berbentuk terowongan kecil yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah atau akar tanaman.  Biopori merupakan lubang resapan berbentuk  silindris yang dibuat ke dalam tanah dengan diameter sekitar 10 cm dan kedalaman sekitar 100 cm atau tidak melebihi kedalaman air tanah.  Nantinya lubang ini diisi oleh sampah organik untuk mendorong terbentuknya biopori.  Biopori ini dikembangkan oleh Ir. Kamir Brata, praktisi dari Konservasi Tanah dan Air IPB.  Teknik biopori secara tradisional telah diterapkan oleh masyarakat kita dengan menggali lubang dan kemudian mengisinya dengan sampah organik sehingga sampah yang keluar dari rumah tangga hanya  tersisa sampah non-organik seperti plastik, kaleng, besi, dsb.  Pada teknik biopori, pembuatan lubang dimodifikasi dengan teknologi sederhana menggunakan bor tanah sehingga lebih memudahkan penggunanya.

Lubang resapan biopori ini adalah teknologi tepat guna untuk meningkatkan laju resapan air hujan dan memanfaatkan sampah organik yang dimasukkan ke dalam tanah.  Berbagai manfaat yang dapat kita peroleh dengan pembuatan biopori, yaitu :

  • Meningkatkan cadangan air tanah.
  • Mengurangi aliran air di permukaan.
  • Mencegah keamblesan dan keretakan tanah.
  • Menghambat intrusi air laut.
  • Mengubah sampah organik jadi kompos.
  • Meningkatkan unsur hara tanah.
  • Meningkatkan kesuburan tanah.
  • Mendukung upaya penghijauan.
  • Mengurangi sampah kota hingga 30%.
  • Mengatasi masalah akibat genangan air seperti penyakit demam berdarah dan kaki gajah.
  • Mengurangi pencemaran udara dan perairan.
  • Mengurangi emisi rumah kaca.
  • Mengurangi banjir, longsor, dan kekeringan.

Luar biasa manfaat biopori ini.  Lubang ini dapat dibuat di halaman di sekeliling rumah, di dasar saluran yang biasa dibuat untuk membuang air hujan, di dasar alur di sekeliling pohon,  atau pada batas taman.  Bagaimana cara membuat biopori ?   Ada beberapa tahap yang harus dilakukan untuk pembuatan lubang resapan biopori, yaitu :

  1. Disiapkan bor tanah.
  2. Dibuat lubang berbentuk silindris ke dalam tanah dengan diameter 10-20 cm dan kedalaman sekitar 100 cm.  Jarak antar lubang sekitar 100 cm.
  3. Sampah organik yang berasal dari sampah tanaman berupa daun, rerumputan, dan sampah dapur berupa sisa-sisa sayuran dan sisa makanan dimasukkan ke dalam lubang dan dipadatkan.
  4. Disiram dengan air cucian beras (air) untuk menjaga kelembaban.
  5. Setiap 2-3 hari ditambahkan sampah baru dan dipadatkan.
  6. Setelah penuh, dibiarkan selama 1 bulan.  Kompos dalam biopori sudah dapat dipanen atau diambil bersamaan dengan pemeliharaan lubang.

Dengan teknik biopori, maka hampir semua sampah organik tidak perlu dibuang ke tempat pembuangan sampah (TPS).  Sampah tersebut secara alami akan diproses oleh mikro organisme tanah dan dirubah menjadi kompos (pupuk organik).   Manfaat utama yang dapat kita ambil dari pembuatan biopori ini adalah meningkatkan cadangan air dan menjaga permukaan air tanah, yang berari kita telah ikut menabung air untuk kebutuhan umat manusia.  Lebih dasyat lagi dengan adanya lubang resapan biopori ini maka bencana banjir bisa dicegah.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 467 pengikut lainnya.